Tandon bocor sering muncul tiba-tiba, sehingga air terbuang dan lantai ikut basah. Namun, Anda tidak selalu perlu membeli tandon baru, anda bisa mencoba memperbaikinya terlebih dahulu. Salah satu solusi tandon bocor yang sering digunakan adalah lem epoxy, lem ini dapat digunakan untuk kebocoran kecil pada tandon air.
Hal yang Perlu Dipersiapkan Terlebih Dahulu
Pertama-tama, persiapan yang tepat menentukan hasil tambalan Anda. Selanjutnya, simak tujuh hal berikut sebelum membeli lem epoxy untuk tandon.
1. Kenali Bahan Tandon
Pertama, cek dulu bahan tandon Anda, apakah beton, fiberglass, logam, atau plastik. Sebab, epoxy menempel sangat baik pada beton, fiberglass, dan logam. Namun, plastik polietilena atau PE sulit menyatu dengan epoxy biasa. Karena itu, pilih produk khusus plastik atau anggap tambalan sebagai solusi sementara.
2. Temukan Titik Bocor dengan Tepat
Kedua, isi tandon sampai penuh, lalu amati area yang basah atau menetes. Selain itu, tandai titiknya dengan spidol agar mudah Anda temukan lagi. Akibatnya, Anda tidak salah menambal bagian yang sehat. Lagipula, titik bocor sering muncul di sambungan pipa, bukan di dinding tandon.
3. Pilih Jenis Lem Epoxy yang Tepat
Ketiga, pilih lem epoxy untuk tandon yang terdiri dari dua komponen, yaitu resin dan pengeras. Selain itu, pilih yang tahan air dan cocok untuk bahan tandon Anda. Terlebih lagi, jika tandon menampung air minum, cari label yang aman untuk air minum. Contohnya, bentuk pasta cocok untuk lubang, sedangkan epoxy cair cocok untuk retak halus.
4. Siapkan Alat dan Pelindung
Keempat, siapkan amplas, kain bersih, spatula, wadah campur, dan pembersih berbahan alkohol. Selain itu, pakai sarung tangan dan masker karena epoxy bisa mengiritasi kulit. Oleh karena itu, kerjakan di tempat dengan sirkulasi udara baik. Terlebih lagi, kain lap tambahan membantu Anda membersihkan epoxy berlebih sebelum mengeras.
5. Kosongkan dan Keringkan Tandon
Kelima, kosongkan tandon sampai permukaan air berada di bawah titik bocor. Sebab, banyak epoxy bekerja paling baik pada permukaan kering. Namun, produk khusus basah tetap bisa Anda pakai bila kemasan menyebutkannya. Dengan begitu, pengerjaan lebih aman dan lebih mudah Anda jangkau.
6. Cek Usia dan Kondisi Tandon
Keenam, periksa apakah dinding tandon rapuh atau retak panjang. Sebab, tandon yang sudah getas sulit ditambal dengan hasil awet. Selain itu, tandon yang sering terkena matahari langsung cenderung lebih cepat rapuh. Dengan demikian, ganti tandon bila kerusakannya sudah luas.
7. Hitung Biaya dan Waktu Kerja
Ketujuh, hitung biaya lem dan bandingkan dengan harga tandon baru. Sebab, tandon kecil yang sudah tua kadang lebih hemat bila langsung Anda ganti. Selain itu, siapkan waktu kerja minimal setengah hari untuk persiapan dan pengerasan.
Tahapan Perbaikan Tandon Bocor dengan Lem Epoxy

Setelah persiapan lengkap, Anda bisa langsung mulai menambal. Untuk itu, ikuti enam tahap berikut agar lem epoxy untuk tandon bekerja maksimal.
1. Bersihkan dan Amplas Permukaan
Pertama, amplas area bocor sampai kasar, sekitar 3 sampai 5 cm di sekeliling titik. Sebab, permukaan kasar membuat epoxy menempel lebih kuat. Selain itu, bersihkan debu, lumut, dan minyak dengan kain dan alkohol. Akibatnya, tambalan tidak mudah lepas saat tekanan air bertambah.
2. Campur Resin dan Pengeras
Kedua, campur resin dan pengeras sesuai petunjuk kemasan. Misalnya, banyak produk memakai perbandingan sama banyak, lalu Anda aduk sampai warnanya merata. Namun, kerjakan dengan cepat karena campuran mulai mengeras dalam hitungan menit.
3. Oleskan pada Titik Bocor
Ketiga, tekan lem epoxy untuk tandon ke lubang atau retakan dengan spatula. Selain itu, lebarkan olesan beberapa sentimeter melewati tepi kebocoran. Dengan begitu, tambalan menutup area sekitar yang ikut lemah. Akibatnya, air tidak punya jalan keluar di sekitar titik bocor.
4. Tambahkan Lapisan Penguat
Keempat, untuk retak yang lebih panjang, tempelkan kain serat kaca di atas lapisan pertama. Setelah itu, lapisi lagi dengan epoxy sampai kain tertutup rata. Namun, ikuti petunjuk produk karena tidak semua epoxy cocok untuk teknik ini. Dengan begitu, tekanan air tersebar merata pada area yang lebih luas.
5. Biarkan Mengeras Penuh
Kelima, tunggu epoxy mengeras sesuai waktu pada kemasan. Sebab, epoxy yang terlihat kering belum tentu matang sempurna. Oleh karena itu, tunda pengisian air minimal 24 jam atau lebih lama bila kemasan menyarankannya.
6. Uji dengan Mengisi Bertahap
Keenam, isi tandon sepertiga dulu, lalu amati tambalan selama beberapa jam. Selanjutnya, isi penuh jika tidak ada rembesan. Namun, bila air masih menetes, ulangi penambalan atau pertimbangkan mengganti tandon. Dengan begitu, Anda bisa menghentikan pengisian sebelum air terbuang banyak.
7. Rawat dan Pantau
Terakhir, cek tambalan setiap minggu pada bulan pertama. Selain itu, letakkan tandon di tempat teduh agar sinar matahari tidak merusak tambalan. Dengan demikian, Anda bisa menemukan masalah sebelum bocor membesar. Lagipula, tutup tandon yang rapat mencegah lumut tumbuh di dekat tambalan.
Tertarik membeli tandon untuk kebutuhan proyek Anda? Ayo segera cari tahu harganya dan beli di Dunia Tandon sekarang juga melalui tombol whatsapp di bawah ini!
Baca Juga: Bagaimana Cara Membersihkan Tandon Air yang Benar
Kesimpulan
Pada akhirnya, lem epoxy untuk tandon efektif untuk kebocoran kecil bila Anda memilih produk yang tepat. Selain itu, persiapan permukaan dan waktu pengerasan menentukan hasil akhir. Namun, tandon plastik PE dan retak panjang lebih aman bila Anda ganti. Oleh karena itu, nilai kondisi tandon sebelum membeli lem. Sebagai tambahan, simpan sisa lem sesuai petunjuk kemasan untuk perbaikan berikutnya. Dengan demikian, Anda menghemat biaya tanpa mengorbankan keamanan air.

