Cara Menghitung Kapasitas Tandon Air untuk 4 Orang

Cara Menghitung Kapasitas Tandon Air untuk 4 Orang

Memilih tandon air untuk 4 orang sering membuat pemilik rumah bingung. Ukuran terlalu kecil membuat air cepat habis saat pompa atau PDAM mati. Sebaliknya, ukuran terlalu besar memboroskan uang dan memakan tempat. Kabar baiknya, Anda bisa menghitung kebutuhan itu sendiri dengan rumus sederhana.

Artikel ini menjelaskan cara menghitung kapasitas tandon air untuk 4 orang langkah demi langkah. Anda hanya perlu kalkulator dan sedikit data tentang kebiasaan pemakaian air. Hitungan di dalamnya memakai angka patokan para perencana rumah. Dengan begitu, Anda bisa membeli ukuran yang tepat tanpa menebak-nebak.

Langkah Menghitung Kebutuhan Air Harian Keluarga Anda

Perhitungan kapasitas selalu berawal dari kebutuhan air harian. Enam langkah berikut membawa Anda dari angka dasar ke ukuran tandon air untuk 4 orang yang pas.

1. Tentukan Pemakaian Air per Orang

Banyak perencana rumah memakai patokan 120 liter per orang setiap hari. Angka ini mencakup mandi, mencuci, memasak, dan menyiram toilet. Air minum dan masak biasanya hanya sebagian kecil dari angka ini. Keluarga yang hemat bisa memakai 90 liter, sedangkan keluarga boros bisa melewati 150 liter. Gunakan 120 liter sebagai angka awal jika Anda belum punya data.

2. Kalikan dengan Jumlah Penghuni

Kalikan pemakaian per orang dengan jumlah orang yang tinggal di rumah. Untuk empat orang, hitungannya 4 x 120 liter, yaitu 480 liter per hari. Hitung juga asisten rumah tangga yang menginap karena mereka memakai air setiap hari. Tamu yang datang sesekali cukup Anda masukkan ke angka cadangan.

3. Tambahkan Cadangan 20 sampai 25 Persen

Pemakaian air tidak selalu sama setiap hari. Mesin cuci, tamu, dan tanaman membuat kebutuhan melonjak sewaktu-waktu. Dengan cadangan 25 persen, angka 480 liter naik menjadi 600 liter per hari. Cadangan ini mencegah tandon kosong saat pemakaian sedang tinggi. Angka ini menjadi dasar ukuran tandon air untuk 4 orang.

4. Hitung Cadangan Saat Air Mati

Tandon berfungsi sebagai penyimpan air saat PDAM atau pompa berhenti. Tentukan berapa hari Anda ingin air tetap tersedia tanpa suplai. Perbaikan pipa PDAM atau pompa bisa memakan waktu seharian. Untuk satu hari cadangan, kebutuhan Anda tetap 600 liter. Namun, untuk dua hari, kalikan dua sehingga hasilnya 1.200 liter.

5. Cocokkan dengan Ukuran Tandon di Pasaran

Tandon di pasaran tersedia dalam ukuran sekitar 500, 1.000, hingga 1.200 liter. Pilih ukuran terdekat yang lebih besar dari hasil hitungan Anda. Hasil 600 liter berarti Anda butuh tandon sedikit di atas angka itu, sehingga ukuran 1.000 liter memberi ruang aman. Hindari ukuran yang lebih kecil karena air akan cepat habis.

6. Gunakan Rumus Praktis agar Mudah Mengulang

Rumus praktisnya adalah jumlah orang x liter per orang x 1,25 x jumlah hari cadangan. Untuk contoh tadi, 4 x 120 x 1,25 x 1 menghasilkan 600 liter. Ganti angkanya saat jumlah penghuni berubah. Rumus yang sama berlaku untuk rumah dengan jumlah penghuni berbeda. Simpan hasil hitungan di ponsel agar mudah Anda cek saat membeli.

Faktor Lainnya yang Penting Juga Diperhatikan

Faktor Lainnya yang Penting Juga Diperhatikan
Faktor Lainnya yang Penting Juga Diperhatikan

Hasil hitungan hanya titik awal, sebab kondisi rumah tiap keluarga berbeda. Enam hal berikut membantu Anda menyesuaikan pilihan.

1. Cek Kelancaran Sumber Air

Air PDAM yang mengalir lancar sepanjang hari membuat Anda tidak perlu cadangan besar. Ukuran 600 sampai 700 liter biasanya sudah cukup untuk tandon air untuk 4 orang dalam kondisi itu. Jika air sering mati atau Anda memakai pompa sumur, naikkan ke 1.000 sampai 1.200 liter. Kapasitas besar memberi rasa aman saat listrik padam.

2. Perhatikan Kebiasaan Pemakaian

Kebiasaan keluarga sering menggeser kebutuhan air. Jika punya meteran air, catat angkanya selama seminggu untuk data yang lebih akurat. Mesin cuci, kebun, atau mencuci kendaraan setiap hari menambah pemakaian puluhan liter. Anak kecil dan lansia biasanya mandi lebih sering. Karena itu, naikkan angka per orang menjadi 150 liter jika kebiasaan tersebut berlaku di rumah Anda.

3. Pilih Bahan yang Awet dan Higienis

Tandon plastik berkualitas ringan, tidak berkarat, dan gampang Anda pasang. Pilih produk dengan lapisan pelindung sinar matahari serta fitur anti lumut. Tandon stainless steel lebih awet, tetapi harganya jauh lebih tinggi. Cari label yang menyebut bahan aman untuk air minum atau food grade. Pastikan tutup tandon rapat agar sinar matahari tidak memicu lumut.

4. Tentukan Posisi Tandon Atas atau Bawah

Tandon atas mengalirkan air ke kran dengan gaya gravitasi. Tandon bawah butuh pompa untuk mengirim air ke seluruh kran. Jadi tandon atas cocok untuk rumah yang listriknya sering padam. Sebaliknya, tandon bawah lebih aman jika atap atau menara Anda tidak kuat menahan beban.

5. Pastikan Penyangga Cukup Kuat

Satu liter air beratnya sekitar satu kilogram. Tandon 1.000 liter yang penuh membebani penyangga sekitar satu ton. Pasang tandon atas di dak beton atau menara baja yang kuat. Minta tukang memeriksa kekuatan struktur sebelum Anda memasang tandon besar.

6. Bersihkan Tandon Secara Berkala

Tandon yang jarang bersih menumpuk lumut dan endapan lumpur. Kuras dan sikat bagian dalam setiap tiga sampai enam bulan. Tutup rapat bagian atasnya agar nyamuk dan kotoran tidak masuk. Periksa juga sambungan pipa untuk mencegah kebocoran kecil. Perawatan rutin menjaga air tetap layak untuk mandi dan mencuci.

Tertarik membeli tandon untuk kebutuhan proyek Anda? Ayo segera cari tahu harganya dan beli di Dunia Tandon sekarang juga melalui tombol whatsapp di bawah ini!

 

Baca Juga: Cara Menggunakan Lem Epoxy untuk Tandon yang Bocor

Kesimpulan

Menghitung tandon air untuk 4 orang cukup lewat empat langkah sederhana. Tentukan pemakaian, kalikan penghuni, tambah cadangan, lalu kalikan hari cadangan. Untuk keluarga biasa, hasilnya berkisar 600 sampai 1.200 liter. Setelah itu, sesuaikan dengan sumber air, kebiasaan, dan kekuatan penyangga. Dengan cara ini, tandon air untuk 4 orang akan mencukupi kebutuhan harian dan aman saat air mati.